Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2023

Sopan Santuk Kidz Zaman Now, Masih Adakah?

Seiring dengan berkembangnya zaman, aspek-aspek kehidupan pasti akan mengalami perubahan. Khususnya pada remaja yang notabene-nya sedang mencari jati diri dan mudah menerima perubahan dari luar. Perubahan tersebut dapat bernilai positif atau negatif. Tetapi seperti yang kita ketahui, stigma masyarakat tentang perubahan yang terjadi lebih condong ke arah negatif. Khususnya dari segi etika atau sikap. Akhir-akhir ini kami sering menemukan komentar masyarakat yang mengeluhkan etika/sikap remaja di zaman sekarang. Tak jarang yang berpendapat bahwa sopan santun anak zaman sekarang mulai mengalami kemunduran. Khususnya terhadap orang yang lebih tua. Memang tidak dapat dipungkiri, semakin kencangnya arus globalisasi membuat kita dengan sangat mudah mengadaptasi atau mengakses budaya dari luar. Yang tanpa disadari melunturkan budaya yang sudah ada sejak dahulu.   Walaupun memang benar sopan santun di kebanyakan remaja zaman sekarang mulai memudar. Tetapi kita tidak bisa memukul rata ba...

Kidult, fenomena yang bikin orang dewasa bagi industri mainan

Tesis: Indonesia sering disebut sebagai satu diantara paru-paru dunia. Sekarang Indonesia maraknya mainan lato-lato. Sebagian besar wilayah Indonesia dari anak kecil hingga dewasa kebanyakan bermain lato-lato. padahal permainan lato-lato sudah terjadi di zaman go an. apakah permainan ini akan terus berlanjut di Indonesia?   Argumentasi: Dari beberapa minggu yang lalu tercatat pabrik lato-lato sudah terjual dengan jumlah yang banyak. Lato-lato salah mainnya bisa menyebabkan benjolan di kepala bisa juga tangan terasa nyeri. Dengan adanya lato-lato penjual mainan bisa menambah omset dengan pesat. Karena mainan lato-lato sekarang ini lagi viral-viral nya.   Reiterasi: Oleh karena itu, ada dampak positif dan negatif nya. Dampak negatifnya suara bising dari lato-lato mengganggu orang lain. Dan dampak positifnya mengurangi anak bermain gadget dan tidak punah permainan jadul. Topik: Hobi dan industri Alasan: Karena dari hobi bisa menghasilkan industri yang efesie...

Judul Teks Editorial: Lulus SMK bekerja atau kuliah, lulus SMA kuliah atau bekerja.

Gambar
  Kebingungan terbesar yang umum dihadapi siswa-siswi SMK adalah bagaimana masa depan pendidikannya usai lulus nanti. Apakah lebih baik masuk smk atau sma?   Bagi kamu yang sudah menyelesaikan pendidikan di SMP, mungkin akan mengalami kegalauan dalam memilih sekolah lanjutan, antara SMA atau SMK. Setiap pilihan terdapat berbagai konsekuensi tertentu yang harus dipertimbangkan. Menentukan pilihan antara SMA atau SMK tentu harus berdasarkan pada beberapa faktor yang dianggap penting.   Memilih sekolah di SMA akan memudahkan kita dalam memasuki bangku perkuliahan. Tentu saja, sesuai dengan bidang yang kita ambil pada waktu di SMA. Misalkan ketika SMA, kita di jurusan IPS, maka pilihan di perguruan tinggi berkaitan dengan ilmu Sosial, begitu pula dengan jurusan IPA, dan Bahasa. Sedangkan memilih sekolah di SMK, setelah lulus kita dapat langsung mencari pekerjaan sesuai dengan jurusan yang kita pelajari.   Kemudian jika dilihat dari segi prak...

Belanja Online suatu Kebutuhan atau Gaya Hidup

Gambar
  Kegiatan berbelanja merupakan suatu kegiatan yang lumrah dilakukan oleh pria maupun wanita. Kegiatan berbelanja ditujukan untuk membeli/memakai/memilih berbagi produk/jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia.   Kegiatan berbelanja telah berkembang selaras dengan kemajuan teknologi yang ada. Hal ini dibuktikan dengan munculnya berbagai aplikasi e-commerce yang telah menyediakan bermacam-macam produk. Trend ini kemudian kian berkembang dan saat ini kita kenal sebagai "belanja online "   Saat ini kegiatan berbelanja bukan lagi soal bagaimana seseorang membeli untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, namun telah beralih menjadi suatu "Gaya hidup". Bagaimana tidak,   toko-toko online saat ini seperti berlomba-lomba untuk menggaet para konsumen untuk berbelanja. Ferna Fardila -Kirana Angelie -Lena Sari -Lintang Cahaya

Mengobati Anak Kecanduan Gadget

Gambar
Gadget adalah sebuah alat yang saat ini popular dikalagan siswa. Mahasiswa, sampai kalagan pekerja dewasa. Mereka hampir setiap hari menggunakan gadget untuk kebutuhan masing-masing, berbeda degan orang yang menggunakan gadget buat main-main, memang kebanyakan gadget digunakan untuk refresing ketika sudah melakukan pekerjaan atau mengerjakan tugas, mereka yang pintar menggunakan gadget akan mengelolanya degan baik dan menjadwal degan baik mana yang harus diutamakan dan mana yang harus ditunda terlebih dahulu. Menurut Koran online Tempo pada Jum'at, 11 Oktober 2013 | 17:56 WIB, Pengamat produk telekomunikasi Herry S.W. mengatakan masyarakat Indonesia memiliki sifat latah terhadap gadget. Sifat latah inilah yang mendorong mereka berlomba untuk memiliki perangkat bergerak keluaran terbaru. "Tidak peduli apakah mereka akan memanfaatkan seluruh fiturnya atau tidak," ujar Herry di Jakarta, Jumat, 11 Oktober 2013.   Berbeda degan kebutuhan untuk mengakses internet mereka a...